• MI AL-AMIN DEMPELAN
  • Beriman, berilmu dan berakhlaqul karimah

Faktor Yang Mempengaruhi Pembelajaran Pendidikan Islam

 

Pembelajaran terkait dengan bagaimana (how to) membelajarkan siswa atau bagaimana membuat siswa dapat belajar dengan mudah dan terdorong kemauannya sendiri untuk mempelajari (what to) yang teraktualisasikan dalam kurikulum sebagai kebutuhan (needs) peserta didik. Karena itu, pembelajaran berupaya menjabarkan nilai-nilai yang terkandung di dalam kurikulum dengan menganalisis tujuan pembelajaran. Selanjutnya dilakukan kegiatan memilih, menetapkan, dan mengembangkan cara-cara (strategi) pembeajaran yang tepat untuk mencapai tujuan pendidikan pembelajaran yang ditetapkan sesuai kondisi yang ada, agar kurikulum dapat teraktualisasikan dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar terwujud dalam diri peserta didik.

Dalam pembelajaran terdapat 3 komponen utama yang saling berpengaruh dalam proses pendidikan agama. Ketiga komponen tersebut adala : 1) kondisi pembelajaran pendidikan agama, 2) metode pembelajaran dan 3) hasil pembelajaran. Kondisi pembelajaran adalah factor factor yang mempengaruhi penggunaan metode dalam meningkatkan hasil pembelajaran. Ditinjau dari aspek karakteristik peserta didik secara individual memiliki karakteristik yang berbeda dalam hal kemampuan siap, gaya belajar, perkembangan moral, perkembangan kepercayaan, perkembangan kognitif, sosial dan sebagainya. Ditinjau dari faktor kendala sumber belajar yang tersedia, ada yang sudah memiliki saran prasarana lengkap untuk menunjang kegiatan proses pembelajaran yang optimal, da nada yang  memiliki sarana prasarana seadanya. Factor-faktor tersebut merupakan kondisi yang sudah given yang tidak dapat dimanipulasi dan harus diupayakan dapat terwujud melalui metode pembelajaran yang efektif.

Metode pembelajaran didefinisikan sebagai cara-cara tertentu yang paling cocok dapat digunakan dalam mencapai hasil-hasil pembelajaran yang berada dalam kondisi pembelajaran tertentu. Misalnya, kondisi tujuan pembelajaran ditinjau dari aspek kognitif adalah peserta didik dapat memilih al-Qur`an sebagai pedoman hidupnya, maka pembelajaran yang dikembangkan adalah merancang metode  pembelajaran yang dapat memberi kesempatan peserta didik untuk memilih barbagai kitab suci sebagai pedoman hidup dengan bebas, memberikan berbagai alternatif pilihan tentang kelebihan dan kekurangan, kebenaran serta pertimbangan-pertimbangan mengenai akibat pilihannya. Ditinjau dari aspek afektif, peserta didik dapat menghargai pilihannya bahwa al-Qur`an adalah pedoman hidup umat manusia, maka metode yang dikembangkan adalah membuat peserta didik merasa bahagia dan gembira atas pilihannya dengan membuat peserta didik mengalami sendiri untuk menemukan pilihannya, pilihannya dihargai, puas dan bersyukur  serta peserta didik berani mengemukakan pilihannya di hadapan siapapun. Dan dari aspek psikomotorik, peserta didik mampu bertindak dan mengamalkan pilihannya dalam kehidupan sehari hari, maka metode pembelajaran yang dikembangkan dapat ditekankan pada penataan sumber belajar yang lebih banyak memberikan kesempatan peserta didik dapat berbuat sesuatu atas pilihannya.

 

Penulis:

Puji Purwanto

Seorang Guru PAI pada MI Al Amin Dempelan. Beliau adalah jebolan dari STAIN Ponorogo jurusan Pendidikan Agama Islam. Ayah dari 1 orang putri ini mendedikasikan dirinya untuk mengajar di MI Al Amin Dempelan dengan penuh semangat dan integritas tinggi.

Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
KEMBALIā€ SETELAH PANDEMI

  Dua tahun sudah Negeri ini dilanda bencana yang tidak pernah terlihat wujud dan proses penyebarannya. Selama itu pula semua sektor di Indonesia mengalami perubahan bahkan penuru

15/01/2023 21:23 - Oleh administrator - Dilihat 66 kali
Pentingnya Karakter

  Karakter di dalam perjalanan setiap orang begitu penting sekali. Bahkan pembentukan karakter sejak dini akan sangat menentukan seperti apa orang di dalam menjalani kehidupannya.

15/01/2023 21:23 - Oleh administrator - Dilihat 64 kali
GURUKU, AKU JUGA MURIDMU YANG INGIN DISAYANGI

  Guru adalah seorang pejuang di bidang pendidikan dan mendapat gelar pahlawan tanpa tanda jasa. Sebagai seorang guru harus bisa menjadi tauladan untuk murid-muridnya. Jika guru b

15/01/2023 21:23 - Oleh administrator - Dilihat 125 kali